Monday 19 June 2017

Apa Pergaulan dan pergaulan bebas itu

Posted by Unknown on Monday 19 June 2017



Apa Pergaulan dan pergaulan bebas

Hasil gambar untuk pergaulan bebas
Gambar terkait



Definisi Pergaulan dan pergaulan bebas

Pergaulan merupakan proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu, dapat juga oleh individu dengan kelompok.
Seperti yang dikemukakan oleh Aristoteles bahwa manusia sebagai makhluk sosial (zoon-politicon), yang artinya manusia sebagai makhluk sosial yang tak lepas dari kebersamaan dengan manusia lain. Pergaulan mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan kepribadian seorang individu.seperti yang di kemukakan aritoteles bahwa manusia sebagai mahluk social ( zom politicon) manusia sebagai makhluk social yang tak lepas dari kebersamaan dengan manusia lain.
Pergaulan merupakan jalinan hubungan sosial antara seseorang dengan orang lain yang berlangsung dalam jangka relatif lama sehingga terjadi saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Pergaulan merupakan kelanjutan dari proses interaksi sosial yang terjalin antara individu dalam lingkungan sosialnya. Kuat lemahnya suatu interaksi sosial mempengaruhi erat tidaknya pergaulan yang terjalin. Seorang anak yang selalu bertemu dan berinteraksi dengan orang lain dalam jangka waktu relatif lama akan membentuk pergaulan yang lebih. Beda dengan orang yang hanya sesekali bertemu atau hanya melakukan interaksi sosial secara tidak langsung.
Dalam kehidupan social ada ber baga bentu pergaulan  yaitu di antaranya pergaulan sehat dan ada pula yang biasa di sebut pergaulan tidak sehat ;
= Pergaulan sehat (positi) pergaulan ini dalam hal ini kepribadian cenderung gmembawa pekembangan yang mendidik bgi kekepribadian seseorang .dalam definisi ini menggambarkan bahwa masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak dengan masa dewasa dengan rentang usia antara 12-22 tahun, dimana pada masa tersebut terjadi proses pematangan baik itu pematangan fisik, maupun psikologis. Masa remaja merupakan masa yang sangat penting karena bila manusia melewati masa remajanya dengan kegagalannya, dimungkinkan akan menemukan kegagalan dalam perjalanan kehidupan pada masa berikutnya. Sebaliknya bila masa remaja itu diisi dengan penuh kesuksesan, kegiatan yang sangat produktif dan berhasil guna dalam rangka menyiapkan diri untuk memasuki tahapan kehidupan selanjutnya
= Pergaulan tidak  sehat (negative) pergaulan ini mengarah kepada tingkah prilaku yang  bagi dirinya sendiri maupun orang lain merasa di rugikan. Hal inilah yang perlu diwas padai dan perlu di takuti oleh par remaja yang belum tau jatidiri serta rasa penasaran dan irasa keingin tauan masih tiggi dengan awal mecoba – coba padahal perlakuan itu bias merugikan diri sendi mauoun merugikan orang lain dengan awal mencoba coba kemudian menjadi keterbiasaan yang msnjadikan rasa bangga bagi diri.feperti halnya pergaulan bebas yang menuju ke sex bebas mereka harus siap menerima resiko terkena penyakit kelamin  menngkonsusi narkoba bias membawa ketergantungan untu selalu mengkonsumsi dalam hal ini bisa mengakibatkan sel saraf putus dan nenimbulkan ke gilaan pada diri .
Oleh sebab itu yang sangat penting untuk diperhatikan dalam hal ini adanya peranan ke ikut campuran serta perhatian khusus dari orang tua remaja tersebut untuk dapat memberikan pendidikan pengarahan yang bagaimana cara penyampaiannya bisa di dengar dan bisa di laksanakan saat kita memberisan positif hal itu juga tidak mudah maka dari itu perlu di biasakan agar anak menjadi remaja yang berfikir positif dalam hal akan melakukan perbuatan.
Semakin maraknya media elektronik di kalangan remaja Indonesia perlu di perhatikan kemarakannya tersebut.

= Sikap mental yang tidak sehat
Sikap mental yang tidak sehat membuat banyaknya remaja merasa bangga terhadap pergaulan yang sebenarnya merupakan pergaulan yang tidak sepantasnya.mereka belum bisa memahami karena pemahan yang masih lemah dan masih labil.

= Pelampiasan rasa kecewa
Yaitu ketika seorang remaja mengalami tekanan dikarenakan kekecewaannya terhadap orang tua yang bersifat otoriter ataupun terlalu membebaskan sehingga menjadikan remaja sangat labil dalam mengatur emosi, dan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di sekelilingnya, terutama pergaulan bebas dikarenakan rasa tidak nyaman dalam lingkungan hidupnya.

= Kegagalan remaja menyerap norma
Hal ini disebabkan karena norma-norma yang ada sudah tergeser oleh modernisasi yang sebenarnya adalah westernisasi.
 Hasil gambar untuk pergaulan bebas
Ciri-Ciri Pergaulan Bebas
    1. Penghamburan harta untuk memenuhi keinginan sex bebasnya
    2. Upaya mendapatkan harta dan uang dengan menghalalkan segala cara termasuk dari jalan yang        
        Haram serta keji sekalipn bisa dia lakukan.
   3. Menimbulkan perilaku munafik serta arogan dalam masyarakat
   4. Rasa ingin tahu yang besar serta emosional yang tinggi
   5. Rasa ingin mencoba dan merasakan hal-hal yang tidak boleh di lakukan
   6. Terjadi perubahan-perubahan emosi, pikiran, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab yang
        Yang di hadapi
   7. -Mudah mengalami kegelisahan
       -tidak sabar dan emosional
       -selalu ingin melawan
       -rasa malas, perubahan dalam keinginan
       -ingin menunjukkan eksistensi dan kebanggaan diri serta selalu ingin mencoba dalam banyak hal.
   8. Kesukaran yang dialami timbul akibat konflik karena keinginannya menjadi dewasa dan berdiri
       sendiri dan keinginan akan perasaan aman sebagai seorang anak dalam keluarganya.
   9. Banyak mengalami tekanan mental dan emosi.
  10. Terjerat dalam pesta hura-hura ganja, putau, ekstasi, dan pil-pil setan lain.


Adapun  Pencegahan Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas memang sangat meresahkan, tidak hanya orang tua saja, tetapi masyarakat pun juga dibuatnya resah. Hal ini dapat dikurangi bahkan dapat dicegah dengan cara – cara sperti;

a. kasih saying dan perhatian yang cukup dari orang tua ke pada anak dalam hal dan keadaan apapun.

b. Pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. Pengekangan terhadap seorang anak akan berpengaruh          terhadap kondisi psikologisnya. Di hadapan orang tuannya dia akan bersikap baik dan patuh, tetapi setelah dia keluar dari lingkungan keluarga, dia akan menggunakannya sebagai pelampiasan dari pengekangan itu, sehingga dia dapat melakukan sesuatu yang tidak diajarkan orang tuannya serta melakukanya dengan sembunyi sembunyi di luar pengetahuan kita.

c. Seorang anak hendaknya bergaul dengan teman yang sebaya yang hanya beda beberapa tahun baik lebih tua darinya. Hal tersebut dikarenakan apabila seorang anak bergaul dengan teman yang tidak sebaya yang hidupnya berbeda, sehingga dia pun bisa terpengaruh gaya hidupnya yang mungkin belum saatnya untuk dia jalani atau melakukan tindakan-tidakan yang seharusnya tidak di lakukan dalam usia remja.

d. Pengawasan yang lebih terhadap media komunikasi, internet, handphone, dan lain-lain yang bisa                mempengaruhi polalaku serta tindakan di usia remaja.

e. Perlunya bimbingan kepribadian bagi seorang anak agar dia mampu memilih dan membedakan mana yang baik untuk dia maupun yang tidak baik

f. Perlunya pembelajaran agama yang diberikan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai agamanya.
 Gambar terkait
Saat ini untuk menekankan jumlah pegaulan bebas-terutama di kalangan remaja-bukan hanya membentengi diri mereka dengan unsur agama yang kuat, juga dibentengi dengan pendampingan orang tua dan selektivitas dalam memilih teman-teman. Karena ada kecenderungan remaja lebih terbuka kepada teman dekatnya ketimbang dengan orang tua sendiri.Selain itu, sudah saatnya di kalangan remaja diberikan suatu bekal pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah( vulgar ). Pendidikan Kesehatan Reproduksi di kalangan remaja bukan hanya memberikan pengetahuan tentang organ reproduksi, tetapi bahaya akibat pergaulan bebas, seperti penyakit menular seksual dan sebagainya. Dengan demikian, anak-anak remaja ini bisa terhindar dari percobaan melakukan seks bebas.

                                                                                                                   By ; mochtadin si beted

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment